Selasa, 03 September 2013

DIMSUM



Pengertian Dim sum (tradisional: 點心, sederhana: 点心 hanyu pinyin: dianxin) adalah istilah dari bahasa Kantonis dan artinya adalah "makanan kecil". Biasanya dim sum dimakan sebagai sarapan atau brunch. Namun karena dimsum populer ke dunia dari Hongkong maka istilah dimsum lebih populer dibandingkan dianxin.

Dimsum terdiri dari berbagai macam penganan kecil-kecil yang biasanya merupakan makanan bersama teh. Orang Kanton sendiri sangat mementingkan acara minum teh yang disebut yamcha (Hanzi: 飲茶, hanyu pinyin: yincha).

Dim sum merupakan sejenis masakan Cina yang merupakan hidangan ringan lingkungan luas yang dihidang bersama teh Cina. Yum cha (yang secara harfiah "meminum teh") adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan pengalaman makanan keseluruhan, khususnya dalam Kantonis sezaman. Ia juga dihidangkan pada waktu pagi hingga tengah hari di kedai makan Cina dan di kedai makan dim sum khas di mana hidangan lazim disediakan sepanjang hari.

Hidangan disediakan dalam bahagian kecil dan termasuk daging, makanan laut, dan sayur-sayuran, dan juga pencuci mulut dan buah-buahan. Hidangan ini biasanya dihidang dalam bakul pengukus kecil atau di atas pinggan kecil. Biasanya keluarga Cina suka berkumpul untuk hidangan dim sum pada perayaan khas seperti Hari Ibu atau Tahun Baru Cina.

Dim sum, kini telah menjadi salah satu menu yang kian populer di Indonesia. Hampir semua restoran terutama restoran China, pasti memiliki sajian menu yang berbentuk mungil ini. Konon, makanan tradisional khas Kanton yang sudah terkenal sejak berabad-abad yang lalu ini dipersiapkan secara teliti dengan mengombinasikan warna, aroma, rasa, dan bentuk.

Menurut legenda, sesuai arti namanya dim sum pertama kali dibuat ibu-ibu rumah tangga China untuk makanan pembuka dan kudapan bagi para suami. Dim sum disajikan kepada para penggiling gandum setiap pagi sebelum mereka bekerja. Makanan kecil yang dibuat penuh cinta ini melahirkan makanan brunch yang berbeda dengan masakan lainnya yaitu mengombinasikan makan pagi dan makan siang. Artinya, makanan ini disajikan antara makan pagi dan makan siang atau lebih dikenal dengan brunch. Kudapan ini dinikmati dengan menggunakan sumpit, peralatan makan tradisional khas Kanton.

Referensi : Wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar